IP terbagi dari 2 versi, yaitu IP versi 4 dan IP
versi 6.
A. IPv4
1. Version,
bersisi versi dari IP yang dipakai
2. Header
Length, berisi panjang dari header paket IP ini dalam hitungan 32 bit word
3. Type
of service, berisi kualitas service yang dapat mempengaruhi cara penanganan
paket IP ini.
4. Total
Length of Datagram, panjang IP datagram total dalam ukuran byte.
5. Identification,
Flag dan Fragment Offset, berisi beberapa data yang berhubungan dengan
fragmentasi paket.
6. Time
to Live, berisi jumlah router/hop maksimal yang boleh dilewati paket IP.
7. Protocol,
mengandung data yang mengidentifikasikan protokol layer atas pengguna isi data
dari paket IP.
8. Header
Checksum, berisi nilai checksum yang dihitung dari seluruh field dari header
paket IP.
9. IP
Address penerima dan pengirim, berisi alamat pengirim dan penerima paket.
10. Strict
Source Route, berisi daftar lengkap IP Address dari router yang harus dilalui
oleh paket ke host tujuan.
B. Header
IPv6
Header IPv6 ini akan
selalu ada dengan ukuran yang tetap yaitu 40 bytes. Header ini merupakan
penyederhanaan dari header IPv4 dengan menghilangkan bagian yang tidak
diperlukan atau jarang digunakan dan menambahkan bagian yang menyediakan
dukungan yang lebih bagus untuk komunikasi masa depan yang sebagian besar
adalah trafik real-time.
Beberapa perbandingan kunci dari header IPv4 dan
IPv6 :
Jumlah header field berkurang dari 12 (termasuk
option) pada header IPv4 menjadi 8 pada header IPv6.
Jumlah header field yang harus diproses oleh router
antara (intermediate router) turun dari 6 menjadi 4 yang membuat proses
forwarding paket IPv6 normal menjadi lebih efisien.
Header field yang jarang terpakai seperti fields
supporting fragmentation dan option pada header IPv4 dipindahkan ke extension
header IPv6.
Ukuran header IPv6 memang bertambah dua kalinya,
yaitu dari 20 bytes pada header minimum IPv4 menjadi tetap sebesar 40 bytes.
Namun keuntungannya adalah header untuk pengalamatan menjadi 4 kali lebih
panjang dari IPv4 (dari 32 menjadi 128 bit) yang menyebabkan tersedianya jumlah
alamat yang jauh lebih besar.
Extension headers
Header dan extension header pada IPv6 ini
menggantikan header dan option pada IPv4. Tidak seperti options pada IPv4,
extension headers IPv6 tidak memiliki ukuran maksimum dan dapat diperluas untuk
melayani kebutuhan komunikasi data di IPv6. Jika pada header IPv4 semua option
akan dicek dan diproses jika ada maka pada extension headers IPv6 hanya ada
satu yang harus diproses yaitu Hop-by-Hop Options. Hal ini akan meningkatkan
kecepatan pemrosesan header IPv6 dan meningkatkan kinerja forwarding paket
IPv6. Extension header yang harus didukung oleh setiap titik IPv6 yaitu :
- Hop-by-Hop Options header
- Destination Options header
- Routing header
- Fragment header
- Authentication header
- Encapsulating Security Payload header